Dalam kehidupan, tujuan adalah sebuah kompas yang memberikan kepastian arah, proses adalah jalan yang dilalui, sementara konsistensi adalah bahan bakar yang menjaga setiap tahapan tetap bergerak. Sehingga dapat dipastikan, tanpa kompas kita akan mudah tersesat, tanpa jalan kita juga bisa terhambat, dan tanpa bahan bakar tentu kita akan berhenti di tempat. Maka, hanya dengan kompas hidup kita menjadi terarah, dengan jalan langkah kita menjadi mudah, dan dengan bahan bakar pergerakan kita terus bertambah.
Allah berfirman Q.S. An Najm: 39, Sesungguhnya manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Nabi juga memberikan nasehatnya dalam HR. Muslim: Amalan yang paling dicintai Allah SWT adalah yang dilakukan secara terus menerus, meskipun sedikit.
Islam juga merumuskan, bahwa dalam menggapai tujuan yang penuh dengan onak dan duri, harus dibekali dengan kesabaran, keikhlasan dan ketaatan. _Wa man yattaki-llaha yaj’al lahu min amrihi yusro._Semua mudah bagi Allah SWT.
Paser, 01 Nov 2024
PAS | Pemulung Amal Saleh





