Nikmati Waktu Bersama Keluarga Sebelum Mereka Tumbuh Dewasa

Usia anak-anak adalah titipan waktu. Begitu cepat akan berlalu. Diantara hiruk pikuk dan aktifitas orang tua jangan lupa proposionalkan untuk keluarga. Ingat ya bukan waktu sisa, tapi luangkan waktu bersama. Alokasikan waktumu spesial untuk dihabiskan bersama keluarga. Sekali lagi bukan waktu sisa, tetapi waktu terencana.

Tidak perlu kemewahan. Tempat yang sederhana pun akan begitu sangat indah tersimpan dalam kenangan. Tidak penting kemegahan, karena yang mereka ingat canda, tawa, dan cinta yang kita bagi bersama. Bukan tujuannya, bukan tempatnya, bukan harganya, tapi kualitasnya.

Investasi keluarga ini yang akan menjadi remote kehidupan. Kelak pada saatnya waktu berlalu dan mereka terbang tinggi mengejar mimpi, selalu tidak ada tempat untuk dirindukan, kecuali “rumah, tempat cinta kembali”. Tidak ada tempat dan suasana yang paling membahagiakan dan penuh cinta, kecuali berada di tengah-tengah keluarga. Orang Batak sering menyebutnya: Di Jabu Na Laho Ma Hasingtongan, di rumah keluarga, disanalah kebahagiaan ditemukan. Mesin kebahagiaan keluarga itu menjadi tameng penjaga. Terinspirasi pepatah jawa, Mikul Dhuwur Mendhem Jero. Menjaga tinggi kehormatan keluarga dan menjaga semua kenangan baik didalamnya.

APA (American Pshycological Assosiation) merilis, anak-anak yamg tumbuh dalam keluarga harmonis memiliki tingkat ketahanan diri yang lebih tinggi. Sejalan dengan Journal of Child and Family Studies yang menemukan, bahwa kehangatan keluarga adalah benteng kokoh dari stres dan trauma. Jadi bukan dimana kita berada bersama keluarga, tapi dengan siapa kita menghabiskan waktu dengan bersama. Selamat berlibur keluarga besar Pesantren Trubus Iman. Sampai bertemu di lain waktu.

Tanjung Pinang, 14 Desember 2024
PAS | Pemulung Amal Saleh

Share the Post: